Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Juni 2017


AHAD, 4 Juni 2017 / 9 Ramadlan 1438 H, Keluarga besar Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an SMPIT Assalaam Boarding School Pekalongan, di bulan penuh berkah ini kita bisa bertemu dan mengaji bersama keluarga hafizh yang ajaib dan istimewa, dialah Dr. Kamil el-Laboody dari Mesir beserta dua anaknya Tabarak dan Yazid yang dinobatkan sebagai hafizh termuda di dunia di saat usianya masih 4,5 tahun.
Dr. Kamil bersama putranya menyampaikan tips-tips menghafalkan Al-Qur'an dihadapan Kepala Pengasuh Pondok KH Sukadim Abdul Adzim Al Hafidz bersama segenap pengasuh pondok lainya dan para orang tua/wali santri serta para wali santri. Ceramah dan dialog difasilitasi dengan penterjemahan oleh Ustadz Very Setiyawan, Lc, (guru bahasa Arab SMP-IT ABSP).




Berikut ini paparan Dr. Kami el-Laboody, tentang 7 langkah memulai menghafal Al-Qur'an Bersama Ananda :

A. Persiapan Menghafal


  1. Berniat ikhlas mencari ridho Allah SWT; berlindung kepada Allah SWT dan memohon pertolongan-Nya agar ananda dapat menghafal kitan-Nya yang mulia dengan sempurna. Memberi penjelasan kepadanya tentang pentingnya menghafal untuk kehidupannya dengan gambaran yang bisa dipahaminya.
  2. Berdo'a pada waktu-waktu mustajab yang dianjurkan Rasulullah SAW.
  3. Menentukan waktu khusus untuk menghafal bersama ananda dengan memasang alarm di HP yang waktunya sama setiap harinya. Sebaiknya waktu tersebut tidak berdekatan dengan kegiatan pokok lainya (bisa juga sebelumnya). Dianjurkan untuk menkonsumsi makanan dan minuman sunnah seperti kurma, madu, dan susus setiap harinya.
  4. Menyiapkan kotak hadiah yang menarik buat ananda bertuliskan "HADIAH-HADIAH AL-QUR'AN"; hadiah-hadiah yang disukai ananda dan dianjurkan agar disediakan dalam tiga macam : yang sangat disukai, yang disukai, dan yang biasa saja. Kotak-kotak tersebut diletakkan ditempat yang terlihat, agak tinggi dan jauh dari jangkauan ananda. Pastikan agar ananda tidak tahu apa yang ada di dalamnya.
B. Pelaksanaan Program Hafalan

  1. Sediakan tempat yang cocok untuk konsentrasi dan jauh dari gangguan-gangguan. Ketika alarm tanda belajar tiba, ayah bunda duduk bersama ananda untuk mulai pelajaran. Pertama dengan menyaksikan dan mendengarkan rekaman Al-Qur'an murottal; dianjurkan beberapa syaikh berikut : syaikh Al-Hushory, syaikh Al-Minsyawy, Syaikh Muhammad Ayyub, dan syaikh Al-Hudzaifi. Lakukan berulang-ulang minimal 20 kali untuk setiap target hafalan yang telah ditentukan ayah bunda.
  2. Memulai hafalan dari surat An-Naba'. Semua sesuai kemampuan ananda, tapi harus punya target hafalan sempurna dan bertambah setiap minggunya secara berurutan. Ananda menyimak dan membacanya berulang-ulang satu ayat dan beberapa ayat. Selanjutnya akan dijumpai daya serap anak berbeda sesuai kemampuan bicara dan umur. Bisa jadi ayah bunda akan menjumpai kesulitan ananda menghubungkan antar ayat ketika mengikuti rekaman pada langkah nomer lima. Solusinya adalah dengan menyaksikan dan mendengarkan rekaman murottal yang lebih cepat bacaannya seperti Syaikh Sudais, Syaikh Syuraim, juga Syaikh Saad Al-Ghomidi, sehingga tersambung kembali antara yang terputus dengan ayat yang dipelajari saat itu.

C. Setelah Selesai Menghafal
  1. Memberi hadiah kepada ananda setelah sempurna tugas hafalannya (misal mereka sudah membacanya tiga kali berturut-turut dengan tanpa melihat mushaf). Begitu seterusnya. Hal tersebut untuk membangun motivasi tinggi. Iringi dengan penjelasan yang mudah tentang urgensi menghafal Al-Qur'an dan pahalanya dunia akhirat, dengan penyampaian yang menumbuhkan kecintaan bukan yang menakut-nakuti. Kemudian ayah bunda berdo'a agar diberi kemantapan hafalan, dan kemampuan mengamalkan apa yang terkandung dalam kitabullah berupa perintah dan menjauhi larangan Allah SWT, dan membiasakan putra-putrinya untuk mengaminkan dengan ucapan "Aamiin".








Jumat, 11 September 2015

Mengatasi masalah tanpa Masalah, demikian takline populer dari pegadaian. Siapapun pasti akan menghadapi masalah, karena masalah adalah salah satu bentuk ujian yang disediakan Allah SWT untuk manusia.

 Dalam menghadapi Masalah, yang perlu kita lakukan lebih dahulu adalah :
1. INTROSPEKSI, jangan salahkan siapapun atas masalahmu.
2. Lihat dan Rasakan, apakah datangnya masalah itu akibat kesalahan atau kelalaian atau dosa kita. Kalau ya, maka lakukan TAUBAT dan Istigfar serta meminta maaf atas kesalahan kita, baik kepada Allah SWT maupun manusia.
3. Apabila kita tidak bersalah dan berada pada jalan yang benar, tetap kita mendapatkan masalah, maka bersyabarlah dan bersyukurlah karena itu hanyalah Ujian yang diberikan kepada kita. Apabila kita mampu melewatinya dengan baik, kita akan naik derajatnya.
4. FOKUS, yakin kembalikan semuanya kepada Allah SWT. Semua masalah dan semua penyelesaiannya semuanya atas sepengetahuan dan ijin Allah SWT. Lakukan langkah-langkah sbb :
  • Berdo'a, memohon dan berharap pada Allah SWT.
  • Fokus pada Solusi
  • Fokus membantu sesama.
  • Jaga kualitas kekhusukan ibadah.
  • Jangan nodai usaha anda dengan keluhan, nikmati saja prosesnya dan perhatikan tanda-tanda kehadiran petunjuk-Nya.
  • TAWAKKAL penuh, jangan ragukan kemampuan Tuhanmu, dalam menyelesaikan masalahmu. Apapun yang terjadi, itulah yang terbaik dari Allah SWT.
Adapun langkah-langkah SOLUSI, yang lebih dahulu harus kita perhatikan adalah :

1. Pastikan dulu, apa masalahnya (problemnya).
2. Cari  akar masalahnya (root problem).
3. Analisa dampaknya jika problem terus menerus muncul.

Kemudian tentukan pemecahan masalahnya dengan langkah-langkah sebagai berikut :

Pertama, cabut akar masalahnya, atau menghilangkan akar atau penyebab dari masalahnya.

Kedua,  bila langkah pertama belum berhasil, langkah keduanya turunkan frekuensi masalahnya.

Ketiga, menurunkan keseriusan dampak dari masalah misalkan dengan menurunkan target menghafalnya dengan target minimal, misalkan hanya 6 Juz selama 3 tahun.

Keempat, melakukan recovery masalah. yaitu dengan menerima kenyataan tentang realitas masalahnya.lalu lakukan recovery.

Banyak masalah yang ada disekeliling kita dan membersamai kita, maka kita perlu mahir dan memahami bagaimana menghadapi masalah. Berikut skema Menghadapi masalah :




 




  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube